Camat Kayen: Buat KTP Secara Mendadak Itu Memperkosa Petugas

Banyaknya warga desa yang suka membuat KTP secara mendadak dan meminta proses agar cepat selesai, dikatakan Camat Kayen, Jabir sebagai bentuk pemerkosaan terhadap tugas mereka dalam melakukan perekaman KTP-el.

“Cepat atau tidak itu tergantung pemohon sendiri. Jika ada keluhan lama tidak jadi itu biasanya mereka yang mengurusnya hari ini mau dipakai, hari ini juga baru melakukan pengajuan permohonan. Nah kalau gitu ya susah, itu sama dengan memperkosa petugas kami,” jelasnya pada Harian Pati, pasca kegiatan pembinaan dan penyerahan secara simbolis KTP Elektronik, se-Eks Kawedanan Kayen hari ini (11/1).

Ia juga menyebutkan beberapa kendala yang menjadi penyebab pengurusan KTP-el tidak bisa selasai dengan kilat antara lain karena sisa hasil perekaman KTP-el yang masih ada di pusat. Namun untuk permohonan yang baru-baru ini diajukan di kecamatan bisa segera diselesaikan tidak sampai berbulan-bulan.

“Untuk kasus yang lama juga karena pengaruh server di pusat. Dulu pernah offline hingga satu bulan. Ini juga mempengaruhi cepat lambatnya pengurusan KTP-el,” jelas Jabir.

Terkait opini publik bahwa pelayanan KTP-el di kecamatan terdapat pungutan, ia dengan tegas menampik. “Ini juga yang perlu saya sampaikan kepada masyarakat bahwa jangan sampai masyarakat terbawa informasi yang belum tentu benar. Sehingga ini nanti harus diluruskan bahwa tak ada pelayanan KTP-el yang membayar,” tegasnya.


Read more: http://harianpati.com/?p=3758#ixzz3xeVjLUgR