Bupati Sebut Alasan KTP-el Tak Bisa Kilat

Tak kurang dari 16.800 KTP-el akan diberikan kepada masyarakat per kawedanan. Hal ini sekaligus untuk menuntaskan pendistribusian KTP-el sejumlah 19.000 KTP-el. Penyerahan KTP-el yang pertama dimulai dari Kawedanan Kayen, meliputi empat kecamatan, yakni kecamatan Kayen, Sukolilo, Tambakromo dan Gabus, di Aula Kecamatan Kayen, Senin (11/1).

“KTP elektronik (KTP-el) yang kemarin numpuk sudah jadi semua, tinggal permohonan yang baru. Jumlah keseluruhan sekitar 19 ribuan, yang sudah diambil 3000-an. Dan sekarang yang akan dibagikan sekitar 16.800. Untuk permohonan yang baru juga akan selesai semua kalau blanko sudah ada. Karena intinya ada pada blankonya,” kata Bupati Pati Haryanto dalam kegiatan Pembinaan dan Penyerahan secara simbolis KTP Elektronik, se-Eks Kawedanan Kayen hari ini.

Orang nomor satu se-Kabupaten Pati itu mengatakan pengurusan KTP memang sudah jadi keluhan masyarakat selama ini. Padahal itu disebabkan minimnya blanko yang diberikan oleh pusat.

“Keterlambatan pengurusan KTP-el sebelumnya disebabkan blanko dari pusat memang kurang. Sedangkan pengadaannya tidak bisa dari kabupaten. Karena itu kita hanya bisa menunggu blanko langsung dari pusat, dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri,” jelasnya.

Namun setelah semua blangko yang menumpuk itu kemudian dicetak, Bupati pun segera memerintahkan untuk penyerahan KTP-el langsung ke masyarakat. “Setelah penyerahan KTP-el secara simbolis di sini, besok saya juga akan menyerahkan di wilayah kawedanan Jakenan, Juwana, Pati dan Tayu. Ini untuk menepis anggapan pengurusan KTP-el ini membayar. Karena sebenarnya gratis,” tegasnya.    

Ia mengakui, sebelumnya memang ada beberapa kendala dalam pengurusan KTP yang sentral di Disdukcapil. Karena itu, Bupati berharap nantinya pengurusan KTP ini bisa seperti tahun-tahun lalu yaitu di masing-masing kecamatan. “Ini sudah saya usulkan dan mudah-mudahan segera direspon oleh pemerintah pusat,” pungkasnya. (ai/ai/ws)


Read more: http://harianpati.com/?p=3761#ixzz3xeZpH6Nm